Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Breaking News:

latest

Uji Coba Aplikasi Penatausahaan Barang Persediaan Berbasis Online diIAIN Parepare

Humas IAIN Parepare --- Muh. Jafar, Kepala Bagian Administrasi, Umum dan Keuangan IAIN Parepare yang sedang mengikuti Diklat Pim III di Jak...


Humas IAIN Parepare --- Muh. Jafar, Kepala Bagian Administrasi, Umum dan Keuangan IAIN Parepare yang sedang mengikuti Diklat Pim III di Jakarta melakukan terobosan baru dalam sistem pelayanan adminiatrasi dengan membuat proyek perubahan. Muh. Jafar sedang merancang dan mendesain aplikasi dan sistem penatausahaan barang persediaan berbasis online.




"Kami merancang sistem dan aplikasi yang berbasis online ini dengan motivasi melakukan percepatan pelayanan barang persediaan. Selama ini, pelayanan kita agak lambat dan ribet karena pelayanan yang masih bersifat manual. Jadi ke depannya, permintaan dan pemeliharaan barang tidak perlu lagi melalui sistem persuratan manual yang menggunakan kertas. Semua administrasi dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi yang kami rancang, " papar Muh. Jafar saat melakukan sosialisasi dan uji coba program, Rabu, 23/10/2019.




Di depan para stakeholdenya, yang terdiri dari Ketua SPI, Kasubag-Kasubag dan pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) se- IAIN Parepare, Muh. Jafar bersama timnya melakukan sosialisasi sekaligus menguji coba aplikasi sistem penatausahaan barang persediaan berbasis online yang telah mereka rancang sendiri.




"Setiap stakeholder akan memiliki akun tersendiri untuk mengakses aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, stakeholder dapat mengetahui stok persediaan barang pada bagian umum. Aplikasi ini, selain mempercepat dan mempermudah sirkulasi pelayanan barang juga berorientasi efektivitas dan efesiensi karena penggunaan barang lebih terkontrol," urai Hamid, tim IT dari proyek perubahan ini.




Proyek perubahan ini mendapat banyak tanggapan dari peserta yang hadir. Ketua Satuan Pengawas Intenal (SPI), Tamsil Hadi memberikan banyak masukan, mulai dari hilir (perencanaan) sampai ke hulu (laporan) terkait dari sirkulasi dan penatausahaan barang persediaan. Beberapa pengurus Ormawa juga memberikan tanggapan. Mereka menanyakan hal-hal terkait teknis pelaksanaan permintaan barang persediaan. Misalnya masalah akun, kecepatan validasi dan persetujuan, pergantian pengurus Ormawa, dll.

Tidak ada komentar