Mataram, 8 September 2026 — Satuan Pengawas Internal (SPI) IAIN Parepare turut berpartisipasi dalam Workshop Nasional dan Policy Forum SPI Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia yang berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa–Jumat, 8–11 September 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan SPI dari 76 PTKN se-Indonesia tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat fungsi pengawasan internal, manajemen risiko, integritas, serta tata kelola perguruan tinggi di tengah perkembangan era digital.
IAIN Parepare turut ambil bagian dalam forum tersebut melalui Kepala SPI IAIN Parepare, Dr. Damirah, S.E., M.M., yang hadir sebagai peserta mewakili SPI IAIN Parepare. Workshop Nasional dan Policy Forum SPI PTKN mengangkat tema “Transformasi SPI PTKN sebagai Mitra Strategis: Memperkuat Integritas, Manajemen Risiko, dan Tata Kelola Perguruan Tinggi di Era Digital.” Tema tersebut menegaskan arah penguatan peran SPI agar tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pimpinan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., sekaligus pembukaan resmi Workshop Nasional dan Policy Forum SPI PTKN. Selanjutnya, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga strategis di bidang pengawasan, tata kelola, dan penguatan integritas. Salah satu agenda dalam rangkaian kegiatan adalah Keynote Session oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunas, S.H., M.H dengan topik “Transformasi Pengawasan Internal Kementerian Agama: Membangun SPI yang Agile, Adaptif, dan Berbasis Risiko.”

Selain Inspektur Jenderal Kemenag RI, forum ini juga menghadirkan narasumber dari Inspektorat II Kementerian Agama RI oleh Mohamad Ali Irfan, S.E., M.M., M.AK. Direktorat Jejaring Pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kehadiran para narasumber tersebut memberikan perspektif yang lebih luas kepada peserta mengenai pengawasan internal, pencegahan korupsi, manajemen risiko, pengendalian internal, dan penguatan tata kelola perguruan tinggi.
Bagi Damirah, keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkaya wawasan dan memperoleh perspektif baru terkait penguatan fungsi SPI di lingkungan perguruan tinggi. Forum ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan praktik baik dengan para pengelola SPI dari berbagai PTKN di Indonesia.
Menurutnya, transformasi SPI membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi. Karena itu, pengawasan internal perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih agile, adaptif, dan berbasis risiko, sehingga SPI dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pencapaian tujuan strategis perguruan tinggi.

Keikutsertaan SPI IAIN Parepare dalam forum nasional tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam penguatan pelaksanaan fungsi pengawasan internal di IAIN Parepare. Wawasan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan menjadi bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan serta mendorong tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, berintegritas, dan berbasis risiko.
Workshop Nasional dan Policy Forum SPI PTKN se-Indonesia berlangsung selama empat hari, 8–11 September 2026, di UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat.
here...